Langkah Sederhana Menuju Indonesia Kreatif
Oleh: Rizki Nurul Fatimah
Sekolah merupakan tempat utama untuk belajar secara formal, selain itu sekolah juga sebagai tempat untuk menyalurkan segala kreasi dan apresiasi jiwa muda. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya kegiatan yang dibuat oleh para siswa sebagai generasi muda dalam mewujudkan Indonesia kreatif.
Dalam mewujudkan Indonesia yang kreatif, pelajar SMA Plus Negeri 17 Palembang menyelenggarakan beberapa program yang dapat meningkatkan olah pikir dalam berkreasi dan berprestasi, selain itu juga ikut memacu dan memotivasi agar siswa bersikap partisipatif dalam suatu kegiatan. Program tersebut diantaranya pentas seni atau pesta putih hitam (PPH), festival teater (FD), tukar ekskul (TUKAS), dan Extracurricular competition (X.Com).
Pesta Putih Hitam (PPH) merupakan salah satu program unggulan yang ada di SMA Plus Negeri 17 Palembang. PPH adalah lomba antar kelas dalam bidang seni musik, tari modern dan jingle antar kelas. Sesuai dengan namanya, Pesta Putih Hitam, tema kegiatan adalah hitam dan putih. Kegiatan tersebut mewajibkan peserta mengenakan busana dan aksesoris yang berwarna hitam dan putih.
Dalam lomba jingle antar kelas, setiap siswa berkreasi menetapkan jingle khusus yang diiringi untuk konfigurasi gerakan siswa anggota kelas tersebut. Selain itu setiap siswa harus turut berperan serta dalam kegiatan PPH agar siswa tidak memiliki sifat apatis atau tidak peduli terhadap kekompakan kelas mereka masing-masing.
Pada bidang seni musik dan tari modern, siswa mampu menunjukkan penampilan yang terbaik dari setiap kelasnya. Peserta lomba kegiatan tesebut yaitu siswa perwakilan dari setiap kelas. Penilaian dalam perlombaan seni musik dan tari modern dilakukan oleh para juri. Biasanya juri yang diundang memiliki prestasi dalam bidang seni, dan telah menang ditingkat nasional sehingga dalam pemilihan juara dapat ditentukan sesuai dengan kriteria penampilan terbaik. Peranan dari kegiatan PPH yaitu menghilangkan rasa tidak percaya diri dan mampu meningkatkan daya kreatif bagi setiap siswa.
FD singkatan dari Festival Drama merupakan festival antar kelas. Siswa SMA Plus Negeri 17 Palembang biasanya diberikan waktu untuk menyelesaikan teks naskah. Setelah itu siswa akan menampilkannya saat perlombaan antar kelas dimulai. FD dimainkan oleh semua siswa di kelas ada yang menjadi pemainnya, mengatur latar, lighting atau cahaya, dan sounds, jadi pada kegiatan FD ini setiap siswa diharapkan ikut berpartisipasi dalam kegiatan.
TUKAS atau Tukar Ekskul adalah lomba antar ekstrakulikuler yang melibatkan setiap ekstrakulikuler di SMA Plus Negeri 17. Kegiatan yang dilakukan yaitu saling bertukar ekstrakulikuler contohnya ekstrakulikuler kelompok ilmiah remaja (KIR) dengan palang merah remaja (PMR), siswa-siswa PMR akan menempatkan diri di ekstrakulikuler KIR dan sebaliknya, kemudian mereka akan menunjukkan kelebihan ekstrakulikuler tersebut di depan juri. Tujuan dari kegiatan ini agar siswa-siswa dapat mengenal kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler lain, dan mengaplikasikannya dalam sebuah pertunjukan agar siswa-siswa yang berbeda ekstrakulikuler tersebut dapat saling menghargai keberadaan setiap ekstrakulikuler di lingkungan sekolah.
Selain ketiga program tersebut, SMA Plus Negeri 17 Palembang tidak hanya melibatkan perlombaan di dalam sekolah tetapi juga di luar sekolah. X.Com atau Extracurricular Competition merupakan program yang mengikutsertakan pelajar-pelajar SMA se-Sumatera Selatan untuk mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan oleh beberapa ekstrakulikuler di SMA Plus Negeri 17. Dengan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjalin tali silaturahmi antar sekolah se-Sumatera Selatan.
Program X.Com merupakan program dua tahunan, sedangkan selebihnya diselenggarakan sekali dalam setahun. Program ini melibatkan siswa-siswa untuk turut berperan dalam menjaga ketertiban pelaksanaan lomba. Bagi siswa yang tidak ikut menjadi panitia perlombaan, biasanya mendirikan stan-stan untuk menjual makanan, minuman, dan aksesoris bagi siswa lain, baik anggota sekolah yang bersangkutan maupun siswa lainnya. Kegiatan ini juga dapat memupuk kreativitas siswa menjadi entrepreneurs muda.
Berdasarkan keempat program tersebut dapat disimpulkan, bahwa dari setiap kegiatan membutuhkan kreativitas dari setiap pelajar, dan kegiatan tersebut merupakan bagian kecil yang dapat membuat Indonesia menghasilkan penerus bangsa yang kreatif dan inovatif. Hal ini juga didasarkan dengan terus berkembangnya ide-ide dari setiap pelajar. Dengan adanya suatu kegiatan yang bermanfaat tersebut diharapkan dapat memupuk dan menampung segala apresiasi, kreativitas dan kelebihan pelajar-pelajar di Indonesia.
No comments:
Post a Comment