Sunday, 8 January 2017

Adik-adik ucul


Kak, ayok foto kak. Yok ayook dek, fotonya yang keliatan akrab yah, awas kalau nggak (bercanda). Sini-sini nempel ke kakak biar akrab gitu. Sesungguhnya, adek-adek yang difoto itu sangat hiperaktif luar biasa kelewat liar, lebih liaran mana coba adaik-adiknya apa matamu yang liar ke cewek-cwek hehe. Tapi kakak suka kok dek, yang penting jangan diem-diem, eh gataunya malah kecipirit dicelana, kan gak lucu dek :'( khekhekehek. Sudah lulus gini, dan gak bisa terjun langsung ngikutin acara berbau sosial apalagi sama anak-anak rasanya ada yang beda. Belum lulus mau lulus cepet, eh udah lulus malah mau balik kuliah lagi wkwkkwwk

Saturday, 7 January 2017

Martabak har favorite sejak jaman megalitikum



Akhirnya gueeee menemukan martabak har yang enak di Palembang huaaaaaah, girang banget aseli alay. Setelah gue ngebujuk kakak gue yang telah sukses menipu dan menguras dompet yang lagi jadi jobseeker ini~~ dia memang tidak berperikemanusiaan, padahal yg udh kerja siapa yang traktir siapa dasar tantee telolet *semoga dia gak baca* amin ya Allah. 

Thursday, 22 December 2016

HAPPY MOTHER'S DAY


Assalamualikum Dear my first love, my mom. Mom, thank you for all the love to me. Sorry. kiki can't give mom something special, kiki just give prayers for you and always be the mother who inspire us. I love you mom.


My first Love 
(you are the one and only one)
Mama, tak perlu jelaskan betapa berartinya Mama
Mama adalah sinar dibalik kegelapan
Mama adalah cahaya di setiap pilu
Mama adalah yang terbaik bagi hidupku

Mama, tak perlu jelaskan betapa sayangnya mama padaku
Mama, biarlah kiki bersujud di telapak kaki mama
Biarkan kiki bersimpuh demi berbakti pada mama
Mama terima kasih atas semua kasih sayangnya

Mama, aku bukanlah anak yang terbaik
Mama, aku bukanlah anak yang terhebat
Mama, aku hanya anakmu
Anakmu yang tak akan pernah lelah menyayangimu
Mama, kamulah wanita terhebat di hidupku

Monday, 12 December 2016

Throwback





Rindu Setiap Sudut Jogja


Kamu tahu? Apa yang bisa merekam semua tentang kehidupan, walaupun kita sudah tua dan ingatan semakin berkurang seiring dengan pertambahan usia? 
Dia adalah kamera. Dia tidak meminta imbalan atas jerih payahnya. Dia akan terus disampingmu, menemanimu, merekam jejak hidupmu, dan membantu mengingatkanmu. Dia tidak egois, dia akan selalu menolongmu dan membuatmu sadar akan bantuannya. Dia membuat kamu tersenyum dan dia membuatmu bangga.

Ramai. Lihatlah mereka yang bercengkraman. Lihatlah mereka yang berasumsi, beragumentasi, dan berekspektasi. Entah, akan sampai kapan selesai cengkraman itu. Hanya saja, ramai telah menemani hari-hariku. Ramai diantara kesepian. Mencoba berada di keramaian di saat hati sepi. Berusaha utuh, berusaha akrab, berusaha berbicara namun tetap hati sepi. Ramai dan sepi hanyalah dua kosakatan yang berdampingan. Tak pernahkah kau menyadari?




Untuk apa gunanya media sosial, namun tak mampu menyampaikan kegunaannya. Untuk apa berusaha eksis namun tidak tahu eksistensinya. Untuk apa? Sejatinya Allah menciptakan makhluk ke bumi semata-mata untuk ibadah. Lalu Allah memberikannya akal untuk berpikir bukan untuk dirusak. Ya Allah jadikanlah aku sebagai hambaMu yang selalu bersyukur dan ikhlas dengan apa yang telah kau berikan kepada hambaMu ini. Amin.


Sejatinya, mencari menunggu berharap dan menanti adalah kata kiasan yang tak terdefinisikan secara langsung. Kenapa tidak dibuktikan saja. Terus saja mencari yang terbaik, tapi tidak memperbaiki. Sama saja tindakan sia-sia. Kamu tak akan menemukannya. Kamu akan menemukan cerminmu sendiri. Sekarang berkacalah dan berbenah dirilah.

Tuesday, 29 November 2016

Jakarta.


Stasiun Gambir


Moumen Nasional from Stasiun Gambir


Tower TVRI Jakarta 


Monumen Nasional

Saturday, 19 November 2016

Sarjana






Alhamdulillah ya Allah, pada akhirnya saya sudah lulus dengan gelar S.Kp.G. Menjadi mahasiswa di bidang yang sejujurnya bukan minat adalah tantangan bagi saya. Saya bukan mahasiswa yang berprestasi atau apapun namanya. Selama kuliah saya banyak belajar memahami setiap pasang surutnya jalan kehidupan yang Allah kasih kepada saya. Ketika saya sakit, saya capek, saya kesusahan, saya bosan, saya menangis, semua saya jalani dengan ikhlas. Saya aktif di kepanitiaan maupun organisasi juga mengajarkan saya untuk hidup lebih memahami orang lain dan tidak egois walau rasa individualisme masih sedikit melekat. Bertemu dengan orang baru, berkenalan, berteman, sampai menjadi akrab menjadikan saya pribadi yang lebih peka terhadap dunia sosial. Belajar menjadi orang yang tidak arogan atas kepuasan yang dimiliki. Saya pun bangga bisa bertemu dengan teman-teman mahasiswa UGM yang memiliki intelektual yang unik pada masing-masing karakter. Low profile mereka mengajarkan saya menjadi pribadi yang tidak angkuh atas sesuatu hal yang hanya titipan Allah. Keramahan dan tutur kata mereka mengajarkan saya menjadi pribadi yang sopan dan beretikat baik terhadap siapapun. Masih banyak hal lainnya yang tidak bisa saya jelaskan satu persatu karena kehadiran kalian membuat saya menjadi seseorang yang tidak manja dan mandiri.

Akhir kata dari graduation saya kali ini adalah, 
"bahwa menjadi mahasiswa adalah hal yang dicita-citakan dan menyenangkan namun menjadi seorang perantau adalah hal yang menantang dan menakjubkan"

Jangan Suka Menilai Orang Lain

Kemarin dan Hari ini aku belajar, besok ambilah nilai kebaikan dari kemarin dan hari ini. Menilai orang :) Aku akan bercerita tentang...