Monday, 24 October 2016

Prophet Muhammad S.A.W

Dear beloved prophet
Today at school, the teacher asked us to draw you
I like to draw, but I never saw you
So I closed my eyes
And I saw a tear in the eye of my mother while reading your story
I saw my father praying all night
I saw my elder sister smiling, even though she just got insulted in the street
I saw my best friend asking me for forgiveness, even though I was to blame
I want to draw all these images
Here, people want to see everything, to watch everything
But I closed my eyes
And I saw you coming towards me
I saw you coming towards us
With the most perfect smile
How could I ever draw a perfect smile?
The teacher did not let me speak when I wanted to explain to her
I can't blame her
She probably never learnt to love someone she doesn't see
But me, I love you without seeing you
I am not good at drawing but I like to write
I like to write to you, yaa Rasulullah
If you could only come back amongst us for a few hours
a few seconds...
a few moments...
She could understand eventually

Al-Baqarah 216


Lagi suka sama ayat al-qur'an surat al-baqarah yang ini:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Emang bener banget, apapun yang terkadang kita kira itu baik banget buat kita. Kita kejar mati-matian, gak peduli akibatnya apa kedepan, gak peduli gimanapun itu, terkadang tetep aja memaksakan diri. Padahal, ketika yang kita inginkan itu gagal kita peroleh, bisa jadi itu adalah hal yang terbaik yang dikasih sama Allah. Tapi kita merasa bahwa apapun yang kita lakukan itu lebih baik dari kuasaNya. Merasa bahwa Allah itu nggak adillah, gak sayanglah sama kita. Sampai membuat diri jauh dari iman dan Allah sebagai penciptanya. Jadi, apapun itu usaha kita, berharaplah untuk mendapatkan hasil yang diridhoi olehNya, usaha udah, tinggal berdoa dan ikhtiar sama Allah. 

YUDISIUM





"Akhirnya ya Allah yudisium juga setelah...lika liku yang begitu...ya sudahlah"
-tertanda orang yg gabut-

Saturday, 1 October 2016

Ilmu

Ilmu adalah gudang bagi segala pengetahuan. Ilmu hadir karena adanya keinginan dari diri sendiri untuk mencari dan dicari. Ilmu mengajarkan akan pentingnya untuk mengolah pikiran, jiwa dan raga menjadi lebih bermanfaat dan tidak sia-sia. Salah satunya ada di dalam Al-Qur’an Surah Al-Jatsiyah ayat 13 tentang kaum yang berfikir.

وَسَخَّرَلَكُم مَّافِيالسَّمَاوَاتِوَمَا فِيالْأَرْضِجَمِيعًامِّنْهُإِنَّ فِيذَلِكَلَآيَاتٍلَّقَوْمٍيَتَفَكَّرُونَ
Artinya:“DanAllah telah menjadikan sumber daya alam dan lingkungan sebagai daya dukunglingkungan bagi kehidupan manusia. Yang demikian hanya ditangkap olehorang-orang yang memiliki daya nalar memadai.” (QS Al Jatsiyah:13).



Allah SWT memang maha adil memberikan begitu banyak kelebihan untuk makhluknya salah satunya untuk mencari dan menuntut ilmu. Namun sayang hanya sebagian saja yang sadar akan nikmat yang diberikan kepada makhluknya. Di dalam Surah Al-Mujadalah ayat 11 juga dijelaskan bahwa Allah akan meninggikan orang yang beriman dan berilmu.

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
Artinya :
”Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan.”(QS.Al-Mujadalah:11)

Semakin kita mencari ilmu, semakin tinggi iman kita, rasa syukur kita, dan rasa bahagia kita sebagai umat muslim yang selalu mencari ridhoNya. Semoga kita selalu menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam beribadah, lebih bermanfaat dan lebih berilmu.

Jangan Suka Menilai Orang Lain

Kemarin dan Hari ini aku belajar, besok ambilah nilai kebaikan dari kemarin dan hari ini. Menilai orang :) Aku akan bercerita tentang...