Tuesday, 29 December 2015

Ibu

Hai Ibu...
Kemarin orang-orang merayakan hari Ibu
Tapi Aku tidak
Bagiku setiap detik adalah hari Ibu
Maaf Ibu, Aku belum bisa memberikan yang lebih dari apa yang Ibu beri
Aku belum sanggup dan tak mungkin sanggup membalas semua kebaikanmu Ibu
Kasih sayangmu, perhatianmu, cintamu, kekhawatiranmu, semua yang Ibu beri kepadaku

Hai Ibu...
Aku sayang Ibu, tentu, semua anak pasti sayang pada Ibunya
Tapi sayangku melebihi apa yang aku punya
Disaat aku jatuh, satu-satunya orang yang siap membangunkanku adalah Ibu
Disaat aku sedih, satu-satunya orang yang mengusap air mata adalah Ibu
Disaat aku sendiri, sepi dan merasa putus asa, Ibu datang memberiku semangat yang luar biasa

Hai Ibu...
Kamu adalah malaikat cintaku
Kamu takkan pernah tergeser oleh ruang waktu
Kamu selalu menjadi pelita dalam relung hatiku
Tak peduli seberapa besar marahmu, itulah cara terbaikmu untuk mendidikku
Kamu adalah piala dalam hidupku

Hai Ibu...
Tuhan memang adil, telah menghadirkan Ibu di dunia ini
Telah menjadikan warna di bumi ini
Walau jaman terus bergulir ntah menjadi baik atau buruk, kau tetap yang terbaik Ibu
Saat tetes matamu jatuh karena ulahku, hatiku bergetar penuh salah
Tetes matamu adalah mutiara berharga bagiku
Ibu.....
I love you

-RNF-




Saturday, 5 December 2015

ASTRONOMI DALAM PERADABAN ISLAM


Ilmu falak (astronomi Islam) pertama kali ditemukan oleh Nabi Idris, sebagaimana disebutkan dalam mukadimah kitab-kitab falak. Namun embrio ilmu astronomi mulai nampak sekitar abad ke-28 sebelum masehi. Digunakan untuk menentukan waktu penyembahan berhala seperti di Mesir, Babilonia, dan Mesopotamia.

Ilmu astronomi Islam dapat dikatakan muncul dengan gemilang pada masa pemerintahan Khalifah Abbasiah karena adanya hubungan orang-orang Arab dengan berbagai macam kebudayaan dunia dan mereka jugs menyalin dari kitab-kitab klasik karangan orang-orang India dan orang-orang Yunani.

Para ilmuan muslim mulai melakukan penelitian astronomis berdasarkan Al-Quran surah Yasin ayat 38-40 dan surah Yunus ayat 5.

1.      Yasin ayat 38-40

Artinya :

38. Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

39. Dan Telah kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (Setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua[5].

40. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.

2.      Yunus ayat 5

Artinya :

5. Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[6]. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang Mengetahui.

Seorang pengembara India menyerahkan sebuah data buku astronomi yang berjudul ”Sindhind” atau ”Sidhanta” kepada kerajaan Islam di Baghdad pada tahun 773 M. Kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab oleh Muhammad ibn Ibrahim al-Fazari (w.796 M) atas perintah Khalifah Abu Ja’far al-Manshur (719-775). Dan kemudian al-Fazari dikenal sebagai ahli astronomi pertama di dunia Islam.

Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi (780-847 M) muncul pada abad ke-8 setelah al-Fazari sebagai ketua observatorium al-Makmun. Dengan telaahnya terhadap hasil karya al-Fazari, al-Khawarizmi adalah orang pertama yang berhasil mengolah sistem penomoran India menjadi dasar operasional ilmu hitung dan penyusun tabel trigonometri (daftar logaritma) seperti yang ada sekarang ini. Terciptanya sistem pecahan desimal sebagai kunci terpenting dalam pengembangan ilmu pasti juga berkat penemuan angka 0 (nol) India oleh al-Khawarizmi.  Selain itu al-Khawarizmi menemukan kemiringan zodiak terhadap ekuator sebesar 23,5° dan memperbaiki data astronomis pada buku terjemahan ”Sindhind

al-Mukhtashar fi Hisabil Jabr wal Muqabalah” dan ”Suratul Ardl” adalah dua buku penting karya al-Khawarizmi yang banyak diikuti dalam bidang ilmu astrnomi Islam.

Abu Ma’syar (w.885 M) di Eropa dikenal dengan nama Albumasyar adalah penemu adanya pasang naik dan pasang surut sebagai akibat pergerakan bulan terhadap bumi. Dua bukunya yang terkenal adalah ”al-Madkhalul Kabir” dan ”Ahkamus Sinni wal Mawalid”.  Abu Bakar al-Hasan bin al-Hasib (w.893 M) dikenal dengan sebutan Albubacer dengan bukunya ”al-Mawalid”. Maslamah Abu al-Qasim Al-Majriti (905-1007 M) dengan bukunya ”Ta’dilul Kawakib”. Ibrahim ibn Az-Zarqali (1029-1089 M) di Eropa dikenal dengan nama Arzalchel. Seorang ahli astronomi Islam dan ahli teropong bintang. Memiliki daftar astronomis bintang-bintang yang bernama ”as-Shafihah”.

Nasiruddin Muhammad at-Thusi (1201-1274 M) adalah saeorang ahli astronomi Islam yang telah membangun observatorium di Maragha atas perintah Hulagu. Dia juga membuat tabel-tabel data astronomi benda-benda langit bernama ”Jadwalul Kaniyan”.

Ahli astronomi Islam lainnya adalah Ibnu Jabr al-Battani (858-929 M) yang di dunia barat dikenal dengan nama Albatenius. Dia melakukan penelitian di observatorium ar-Raqqah di hulu sungai di Baghdad, dan melakukan perhitungan-perhitungan jalan bintang, garis edar dan gerhana. Dia membuktikan kemungkinan terjadinya gerhana matahari cincin, menetapkan garis kemiringan perjalanan matahari, pajangnya tahun sideris dan tahun tropis, musim-musim serta garis lintasan matahari semu dan sebenarnya, adanya bulan mati dan fungsi sinus. Mempopulerkan pengertian-pengertian tentang perbandingan trigonometri, menerjemahkan dan memperbaiki teori Ptolemeus dalam buku ”Syntasis” dengan judul barunya ”Tabril al-Maghesti” dan bukunya sendiri yang berjudul ”Tamhidul Musthafa li Ma’nal Mamar”. Salah satu karyanya yang paling populer adalah ”al-Zij al-Sabi”. Kitab itu sangat bernilai dan dijadikan rujukan para ahli astronomi Barat selama beberapa abad.[7]

Ali bin Yunus (w.1009 M) mempunyai karya yang berjudul ”Zaijul Kabir al-Hakim” berisi tentang data astronomis matahari, bulan dan komet serta perubahan titik equanox. Kemudian Abdur Rahman al-Biruni (w.1048 M) menemukan perputaran bumi pada sumbunya dan membuat daftar data lintang dan bujur tempat di permukaan bumi.

Ada juga ahli astronomi Islam asal Iskandaria yang berhasil dengan observatoriumnya. Dia berhasil menyusun tabel data astronomi yang kemudian banyak digunakan dan dikembangkan. Zaman kegemilangan astronomi Islam bermula di bawah pentadbiran Khalifah al-Rashid dan anaknya al-Makmun. Dalam masa pentadbirannya di Baghdad, antara tahun 813 dan 833, Khalifah al-Makmun telah mendirikan satu perpustakaan terbesar sejak zaman Alexandria yang dipanggil “The House of Wisdom”.[8] Dalam perkembangannya, ilmu astronomi adalah ilmu yang cukup maju, hanya saja masih mengikuti pandangan geosentrisnya Ptolemeus.

Nama lengkapnya adalah Abu’l-Abbas Ahmad ibn Muhammad ibn Kathir al-Farghani atau yang dikenal dengan nama al-Farghani. Seorang pakar astronomi berbangsa Farsi pada zaman Khalifah al-Makmun yang telah menulis sebuah buku unsur-unsur astronomi berdasarkan konsep astronomi Ptolemeus yaitu “Kitab fi al-Harakat al-Samawiya wa Jawami Ilm al-Nujum“. Memperkenalkan beberapa pandangan baru termasuk precession yang melibatkan kedudukan nyata, bukan saja planet-planet, malahan bintang-bintang juga. Hal ini memainkan peranan penting di Eropa Barat dan telah diterjemahkan kedalam bahasa Latin dalam kurun ke-12.

Dalam tahun 994, pakar astronomi Al-Khujandi, yang berasal dari Tadjikistan telah mencipta satu sextant dinding yang amat besar di Balai Cerap Ray yang merupakan satu alat pertama yang membolehkan sudut diukur dengan lebih persis. Alat ini digunakan terutama untuk mengukur kecondongan dataran ekliptik dengan lebih persis.

Al-Biruni (973-1050 M), adalah seorang cendekiawan yang berasal dari kawasan lautan Aral. Turut memberi sumbangan dalam bidang astrologi pada zaman Renaissance. Dalam astronomi, dia tidak hanya terkenal karena usaha cerapan bulan dan gerhana, tetapi juga karena pendekatan secara modern dalam kaidah eksperimennya terutama dalam analisis perkiraan ralatnya dan juga perkiraan Al-Khujandi. Al-Biruni juga telah memperkirakan ukuran bumi dan membetulkan arah kota Makkah secara saintifik dari berbagai arah di dunia. Dari 150 hasil buah pikirnya, 35 diantaranya didedikasikan untuk bidang astronomi.

Omar Khayyam adalah seorang berbangsa Farsi yang terkenal dalam bidang sajak dalam kurun ke-11, dia juga berminat dalam beberapa bidang lain, terutama bidang algebra dan astronomi. Menciptakan jadwal astronomi baru yang istimewa karena ukuran tahun solar pada tahap kepersisan yang tertinggi buat masa itu.

Jabir Ibn Aflah (1145 M) atau Geber adalah seorang ahli matematik Islam berbangsa Spanyol yang ikut memberi kontribusi dalam pengembangan ilmu astronomi. dia adalah ilmuwan pertama yang menciptakan sfera cakrawala yang mudah dipindahkan untuk mengukur dan menerangkan mengenai pergerakan objek langit. Salah satu karyanya yang populer adalah ”Kitab al-Hay’ah”.

Zaman kegemilangan astronomi di tanah Islam ini berakhir dalam kurun ke-12. Hasil usaha zaman gemilang ini, sedikit demi sedikit telah diterjemahkan kedalam bahasa Latin, terutamanya di Toledo Sepanyol, lalu tersebar di seluruh benua Eropah. Melalui terjemahan tersebutlah tokoh-tokoh intelektual Eropah, dipenghujung zaman pertengahan, mengkaji semula teori Ptolemeus dan mempelajari perkembangan astronomi hasil sumbangan dunia muslim.

Sebenarnya observatorium pertama di dunia dibangun oleh astronom Yunani bernama Hipparchus (150 SM). Namun, menurut para astronomi Muslim abad pertengahan, konsep observatorium yang dilahirkan Hipparcus itu jauh dari memadai. Sebagai ajang pembuktian, para sarjana Muslim pun membangun observatorium yang lebih moderen pada zamannya.

Sejumlah astronom Muslim yang dipimpin Nasir al-Din al-Tusi berhasil membangun observatorium astronomi di Maragha pada 1259 M. Observatorium itu dilengkapi perpustakaan dengan koleksi buku mencapai 400 ribu judul. Observatorium Maragha juga telah melahirkan sejumlah astronom terkemuka seperti, QuIb al-Din al-Shirazy, Mu’ayyid al-Din al-Urdy, Muiyi al-Din al-Maghriby, dan banyak lagi.

Kevin Krisciunas adalah ahli astronomi Barat yang dalam tulisannya berjudul ”The Legacy of Ulugh Beik” mengungkapkan, observatorium termegah yang dibangun sarjana Muslim adalah Ulugh Beik. Observatorium itu dibangun seorang penguasa keturunan Mongol yang bertahta di Samarkand bernama Muhammad Taragai Ulugh Beik (1393-1449).

Ketertarikan dalam astronomi bemula  ketika dia mengunjungi Observatorium Maragha yang dibangun ahli astronomi Muslim terkemuka Nasir al-Din al-Tusi. Walaupun geliat pengkajian astronomi di Samarkand mulai berlangsung pada tahun 1201. Namun, aktivitas astronomi yang sesungguhnya di wilayah kekuasaan Ulugh Beik mulai terjadi pada 1408 M.

Ghirah astronomi di Samarkand mengalami puncaknya ketika Ulugh Beik mulai membangun observatorim pada 1420. Yang menurut Kriscunas, berdasarkan laporan yang ditulis ahli astronomi pada saat iru, Observatorium ini beroperasi selama 50 tahun. Sayangnya, setelah Ulugh Beik meninggal, obeservatorium itu pun mengalami kehancuran. Sejumlah astronom telah lahir dari lembaga itu yakni, Giyath al-Din Jamshid al-Kushy, Qadizada al-Rumy dan `Ali ibn Muhammad al-Qashji. Observatorium milik Islam yang terakhir dibangun di Istanbul tahun 1577, di zaman kekuasaan Sultan Murad III (1574-1595) didirikan Taqi al-Din Muhammad ibn Ma’ruf al-Rashyd al-Dimashqiy.

http://rumahbuku.weebly.com/bangku-iii/astronomi-dan-perkembangan-islam

Istiqomah dan Iman


"Dari abu Amr, (ada yang menyebutnya Abu Amrah Sufyan bin Abdullah ra) berkata: "wahai Rasulullah, katakan kepadaku suatu ungkapan tentang islam yang tidak akan aku tanyakan kepada orang lain kecuali hanya kepadamu". Rasulullah bersabda: "katakanlah "amantu billahi" (aku beriman kepada Allah) kemudian istiqomahlah." (Diriwayatkan oleh Muslim)

Terimakasih :*


Di saat aku sibuk dengan segala tugas dan kepenatan yang melanda, dari mulai pre klinik, tugas yang tiada henti, skripsi, sampai ngurus LPJ organisasi. Kalian kirimkan aku sekardus makanan penyemangat. Terimaksih bapak mama, udah kirimin kiki dari jakarta ke jogja. I love you more more and more. Thankyou.

Thursday, 3 December 2015

Lilin-lilin kecil







Oh...Manakala mentari tuaLelah berpijarOh...Manakala bulan nan genitEnggan tersenyumBerkerut kerut tiada berseriTersendat-sendat merayap dalam kegelapanHitam kini hitam nantiGelap kini akankah berganti


ChorusEngkau lilin-lilin kecilSanggupkah kau menggantiSanggupkah kau memberiSeberkas cahayaEngkau lilin-lilin kecilSanggupkah kau berpijarSanggupkah kau menyengatSeisi dunia
Oh...Manakala mentari tuaLelah berpijarOh...Manakala bulan nan genitEnggan tersenyumBerkerut kerut tiada berseriTersendat-sendat merayap dalam kegelapanHitam kini hitam nantiGelap kini akankah berganti
ChorusEngkau lilin-lilin kecilSanggupkah kau menggantiSanggupkah kau memberiSeberkas cahayaEngkau lilin-lilin kecilSanggupkah kau berpijarSanggupkah kau menyengatSeisi dunia (2X)


Wednesday, 2 December 2015


You can't change someone's behavior, all you can do us remind them, and hope that Allah will change their heart.

Allah's

Never give up, fix mistakes, and keep stepping





Family in My Heart


Di foto ada papa, mama, aku, resi (anak tanteku), fadhil (anak tanteku juga), trisno (adekku) *kurang kakakku*

No matter what you’ve done for yourself or for humanity, if you can’t look back on having given love and attention to your own family, what have you really accomplished? 
Families are the compass that guide us. They are the inspiration to reach great heights, and our comfort when we occasionally falter.
Call it a clan, call it a network, call it a tribe, call it a family: Whatever you call it, whoever you are, you need one. 

Monday, 12 October 2015

Esai FOR PPI

PEMULIHAN DAN PENGEMBANGAN KUALITAS BAHASA SEBAGAI TONGGAK INOVASI PENDIDIKAN BANGSA INDONESIA
Oleh: Rizki Nurul Fatimah

Pendidikan merupakan suatu proses membimbing manusia dari kegelapan, kebodohan, dan pencerahan pengetahuan. Dalam arti luas, pendidikan baik formal maupun yang informal meliputi segala hal yang memperluas pengetahuan manusia tentang dirinya sendiri dan tentang dunia tempat mereka hidup. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi  sepanjang hayat hidup manusia karena melalui pendidikan dapat dihasilkan manusia yang handal dan bermartabat serta turut menentukan nasib dan masa depan suatu bangsa.
Perkembangan pendidikan di Indonesia telah mengalami pasang surut. Berbagai inovasi pendidikan telah dibuat, dirancang, dan diaplikasikan. Akan tetapi, hasil yang ingin dicapai tidak sesuai dengan tujuan yang telah dibuat. Menciptakan inovasi pendidikan di Indonesia bukan hal yang mudah karena harus melihat berbagai aspek yang ikut serta dalam mempengaruhinya. Hal tersebut diantaranya:
A.    Faktor penguat/pendukung: Guru, Siswa, Fasilitas, Program/Tujuan, Kurikulum, dan Lingkup Masyarakat.
1.      Guru adalah orang yang sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran siswa di sekolah. Peran guru yaitu sebagai subyek penting yang mampu mengarahkan siswanya untuk mampu menguasai keterampilan baik afektif, kognitif maupun psikomotorik. Guru harus mempunyai pengetahuan luas dan kewibaan .
2.      Siswa adalah objek utama dalam proses belajar mengajar. Dalam prosesnya, siswa dituntut untuk mampu menguasai pengetahuan yang telah diberikan oleh guru. Dengan adanya pengetahuan yang telah diberikan, siswa diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan tersebut, serta mengolahnya menjadi suatu pembaharuan atau ide-ide baru dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
3.      Fasilitas merupakan suatu kunci dalam kesuksesan pendidikan. Tanpa adanya fasilitas yang mendukung dan memadai, segala kegiatan belajar mengajar akan mengalami kendala. Fasilitas yang baik sangat mempengaruhi kemajuan pendidikan, baik itu segi sarana dan prasarana. Akan tetapi, keadaan yang terjadi saat ini, masih banyak instansi pendidikan yang belum mendapatkan fasilitas yang layak.
4.      Program / tujuan yang ingin dicapai harus jelas, apa program yang akan dibuat dan tujuan akhirnya bagaimana. Semua hal tersebut harus mempunyai kejelasan dalam pendidikan, disesuaikan dengan kurikulum, dan perkembangan pendidikan baik nasional maupun internasional, agar tidak tertinggal dengan negara lain.
5.      Kurikulum sekolah dapat dipandang sebagai bagian dari kehidupan. Kurikulum berpengaruh sekali terhadap kemajuan pendidikan. Apabila membuat suatu inovasi dalam pendidikan, kurikulum harus dipandang pertama, karena ketika membuat inovasi baru dan tidak melihat kurikulum yang telah diterapkan maka akan terjadi ketidakselarasan pendidikan untuk kedepannya.
6.      Lingkup masyarakat: dalam menerapkan inovasi pendidikan, ada hal yang tidak secara langsung terlihat dalam perubahan tersebut, namun ikut berdampak bagi inovasi pendidikan. Masyakarat bisa dikatakan sebagai faktor pendukung maupun tidak mendukung dalam inovasi pendidikan, karena masyarakat turut andil sebagai inovator kemajuan pendidikan. Agar inovasi yang akan dibentuk berjalan dengan baik, langkah pendekatan kepada masyarakat sangat dibutuhkan.

B.     Masalahan saat ini yang mendorong untuk menciptakan inovasi: Bertambahnya jumlah penduduk, berkembangnya IPTEK, sumber yang terbatas dan belum dimanfaatkan secara efektif dan efisien, sistem pendidikan yang masih lemah, pengelolaan pendidikan yang belum mantap, serta belum peka terhadap perubahan dan tuntunan keadaan, baik masa kini maupun masa akan datang.
Berdasarkan aspek-aspek tersebut, dapat disimpulkan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan sebuah reorientasi paradigma terhadap inovasi pendidikan. Indonesia membutuhkan inovasi pendidikan yang fresh, kreatif, update, dan mampu diterima oleh masyarakat di Indonesia, bukan hanya berorientasi pada standarisasi, formalisasi yang tinggi, dan birokrasi yang ketat dan kaku. Pada dasarnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang mempunyai kebebasan dalam memilih pendidikan yang mereka suka, dan disinilah langkah kita sebagai penerus bangsa yang penduli akan pendidikan, membuat sebuah inovasi pendidikan dengan pendekatan yang ramah kepada masyarakat di Indonesia.
Salah satu langkah awal untuk memulai suatu inovasi pendidikan agar mampu berkolaborasi dengan kawasan regional maupun global yaitu melalui bahasa. Bahasa adalah sistem tanda bunyi yang dipelajari untuk dipergunakan oleh para anggota kelompok masyarakat tertentu dalam bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri. Bahasa yang baik berkembang berdasarkan suatu sistem, yaitu seperangkat aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Secara umum fungsi bahasa sendiri yaitu:
1.      Untuk tujuan praktis: mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari.
2.      Untuk tujuan artistik: manusia mengolah dan menggunakan bahasa dengan seindah-indahnya guna pemuasan rasa estetis manusia.
3.      Sebagai kunci mempelajari pengetahuan-pengetahuan lain, di luar pengetahuan kebahasaan.
4.      Untuk mempelajari naskah-naskah tua guna menyelidiki latar belakang sejarah manusia.
Bahasa tidak hanya dianggap sebagai bunyi saja, tetapi bahasa adalah kunci dalam segala interaksi manusia didunia, baik itu bahasa verbal maupun non verbal. Tanpa bahasa segala proses kehidupan tidak akan berjalan lancar dan mulus, karena tidak terjadi interaksi yang sejalan dengan naluri manusia yaitu sebagai makhluk sosial.
Untuk memulai perbaikan inovasi pendidikan, bahasa adalah tahap awal pemulihannya. Untuk dapat berinteraksi dengan dunia luar, generasi penerus dituntut untuk dapat menguasai bahasa. Bahasa yang harus dikuasai terlebih dulu adalah bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia adalah bahasa melayu yang dijadikan sebagai bahasa resmi Republik Indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan penggunaannya setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya sehari sesudahnya, bersama dengan mulai berlakunya konstitusi. Dari sudut pandang linguistic, bahasa Indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa melayu.
Permasalahan saat ini yang juga harus diperbaiki yaitu penyempurnaan ejaan bahasa terlebih dahulu, tidak jarang kita temui dalam kegiatan formal seperti seminar, presentasi di kelas atau acara formal lainnnya menggunakan bahasa yang tidak seharusnya digunakan dalam acara formal. Pencampuradukan bahasa sehari-hari dilingkungan informal terkadang masuk ke lingkungan formal. Hal inilah yang terlebih dahulu diperbaiki.
Setelah pengejaan bahasa yang baik dan benar, penguasaan bahasa asing juga harus ditingkatkan sejak dini. Ketika kita akan berinteraksi dengan dunia global, hal yang harus kita kuasai yaitu bahasa mereka. Karena bahasa setiap negara merupakan benang merah yang menghubungkan kita untuk interaksi ke tahap selanjutnya. Dengan adanya pemulihan bahasa dan pengembangan bahasa diharapkan, generasi penerus bangsa Indonesia dapat menjadi batu loncatan untuk berkembang di dunia luar. Baik dalam bidang akademik, seni, olahraga, maupun keterampilan lainnya. Dan harapannya dapat mengharumkan serta mencetak generasi bangsa yang berbakat dan bermanfaat bagi Indonesia.


Sumber Referensi:
Tim Pengembangan Ilmu Pendidikan FIP UPI. 2007. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan: Bagian 3 Pendidikan Disiplin Ilmu. Jakarta: Grasindo.

Yuwono, Untung. 2005. Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Friday, 4 September 2015

HAPPY 21


Alhamdulillah, Terimakasih teman2 kembang sedadi buat suprisenya, I Love You full. Terimakasih juga sudah menjadi keluarga yang paling berharga selama KKN. Terimakasih buat pengalaman yang kalian berikan selama 2 bulan, yang bisa merubah aku menjadi lebih baik lagi :) Terimakasih pula buat doa-doanya yang kebanyakan isinya jodoh semua, doakan saja yah guys segera menemukan yang terbaik, dan semoga aku bisa jadi perempuan solehah yang bisa berbakti sama kedua orang tuaku, nusa dan bangsa, dunia dan akhirat yah guys. Pokoknya bakal kangen berat aku sama kalian, semngat buat skripsi di semester tua ini juga, semoga kita bisa menjadi wanita-wanita tangguh di peradaban dunia ini *lebay dikit lah* Miss You and Love You Guys {}




Wednesday, 3 June 2015

"ANTIS" Kunjungan Panti Asuhan


Antis, merupakan salah satu proker SosMas FORMA Ilmu Keperawatan Gigi. Proker ini bertujuan memberikan edukasi, penyuluhan kesgilut, sigimas, motivasi, memberikan bantuan serta menjalin silahturahmi dengan anak-anak panti asuhan. Di sini kita berbagi dengan adik-adik. Dari memberikan edukasi sampai menyanyikan lagu-lagu islami yang masyaAllah membuat saya teharu dan sempat meneteskan air mata #agaklebaydikit. Saya bangga dengan mereka, walau orang tuanya tidak lengkap, walau mereka tidak bisa merasakan indahnya berkumpul dengan keluarga dan ditinggal keluarganya dari kecil. Tapi semngat dan tekad mereka tinggi untuk membanggakan orang tua mereka yang telah tiada, orang tua angkat mereka dan memberikan kebahagaian kepada sesama temannya. Semoga adik-adik bisa menjadi penerus bangsa yang bermanfaat dan berguna bagi bangsa Indonesia yah dek :D

Dental Hygienist Mengajar.


Indahnya bisa berbagi dengan anak-anak jalanan. Yayasan Girlan Nusantara. Prambanan, YK, 31 Mei 2015.
Kami dari SosMas FORMA Ilmu Keperawatan Gigi mengucapkan terimakasih buat adik-adik yang dengan senang hati mau menerima ilmu dari kami. Walau kami tahu kalian pasti merasa bosan dengan rangkaian acara yang telah kami susun sedemikian rupa, keadaan ruangan yang kecil dan panas, desak-desakan panitia yang begitu banyak tapi kalian tetap bertahan untuk mengikuti acara yang kami berikan kepada kalian. 
Saya merasa bangga bisa terjun langsung dengan kalian, secara ekonomi kami tahu kehidupan kalian jauh dari gemerlapan harta, tapi kalian have fun dengan semua itu. Sempat saya bertanya pada seorang anak kecil, dek nanti kalau udah gede mau jadi apa? adik itu malu-malu dan tidak mau menjawab. Lalu saya tanyakan lagi, kamu di sekolah rangking berapa dek? saya rangking 10 dari bawah mbak :) jawaban lugu, dan lumrah dari kalian dek :) teman satunya menimpali, itu mbak dia rangking terakhir...Trus saya bilang ke adiknya, iya gpp dek rangking terakhir, nanti besarnya kamu jadi orang pertama di Indonesia yah :) Iya mbak doain ya mbak, nanti saya mau belajar biar bisa sekolah seperti mbak. Awalnya cukup susah menggaet hati kalian dek, tapi mbak seneng akhirnya kalian bisa akrab sama mbak. Terimakasih adik-adik Girlan :)

Jangan Suka Menilai Orang Lain

Kemarin dan Hari ini aku belajar, besok ambilah nilai kebaikan dari kemarin dan hari ini. Menilai orang :) Aku akan bercerita tentang...